Lagi enak-enaknya lari di kilometer 30, tiba-tiba kaki terasa berat dan kepala kosong? Kemungkinan besar kamu kena bonking. Tenaga anjlok mendadak, padahal garis finis masih jauh. Kabar baiknya, energy gel untuk lari bisa membantu mencegahnya. Yuk, kenali pilihan terbaiknya biar marathon kamu lancar!
Apa Itu Bonking dan Kapan Kamu Butuh Energy Gel?
Bonking terjadi saat cadangan energi tubuh habis di tengah olahraga panjang. Akibatnya, kamu mendadak lemas dan susah fokus. Kalau performamu sering turun, baca juga kenapa performa lari turun padahal latihan rutin.
Nah, energy gel adalah suplemen berbentuk gel dalam kemasan sachet kecil. Menurut JadwalLari.id, gel ini membantu menjaga gula darah tetap stabil dan menggantikan cadangan glikogen yang mulai menipis. Isinya biasanya karbohidrat seperti glukosa, fruktosa, dan maltodekstrin. Selain itu, beberapa produk mengandung elektrolit atau kafein.

Lalu, kapan kamu benar-benar butuh? Menurut Alodokter, gel paling berguna untuk olahraga lebih dari 60-90 menit, seperti half atau full marathon. Sebagai panduan umum, asupan karbohidrat sekitar 30-60 gram per jam bisa jadi acuan. Jadi, kalau satu sachet berisi 20-30 gram, kamu bisa mengonsumsinya setiap 30-60 menit.
Tips konsumsi yang aman:
- Coba saat latihan dulu, jangan langsung di hari lomba
- Cek komposisi dan tanggal kedaluwarsa
- Minum air sesuai kebutuhan, terutama kalau gel tidak berlabel isotonik
- Konsultasi ke dokter kalau punya diabetes, sedang hamil, atau punya kondisi kesehatan tertentu
Baca Juga: Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan Tubuh Saat Olahraga?
5 Rekomendasi Energy Gel untuk Lari yang Layak Dicoba
Berikut lima pilihan yang dirangkum dari dua sumber di atas. Harga hanyalah perkiraan awal dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Maurten Gel 100

Gel ini terkenal simpel karena bahannya cuma air, glukosa, fruktosa, dan sedikit bahan tambahan. Menurut JadwalLari.id, rasio glukosa dan fruktosanya dibuat agar penyerapan energi lebih maksimal. Teksturnya mirip jeli dan nggak terlalu lengket. Harganya mulai dari sekitar Rp80 ribuan.
SiS GO Isotonic Energy Gel

Pilihan ini populer karena berformula isotonik, jadi bisa diminum tanpa langsung dicampur air. Satu kemasan 60 ml berisi sekitar 22 gram karbohidrat dan 87 kkal, menurut Alodokter. Namun, kamu tetap perlu minum air selama lari. Harganya mulai dari sekitar Rp45 ribuan, menurut JadwalLari.id.
L-Men Isopower Gel

Kalau kamu cari produk yang mudah ditemukan, gel ini bisa dicoba. Satu sachet 35 gram mengandung 120 kkal, 500 mg BCAA, dan 40 mg kafein, menurut Alodokter. Namun, perhatikan total kafein dari sumber lain, terutama kalau kamu sensitif.
GU Roctane Energy Gel

Dibanding versi original, Roctane punya elektrolit dua kali lebih banyak dan BCAA tiga kali lipat. Ada juga tambahan beta-alanin untuk membantu melawan lelah, menurut JadwalLari.id. Teksturnya cukup kental, jadi siapkan air lebih banyak. Harganya mulai dari sekitar Rp28 ribuan.
NeverSecond C30+ Energy Gel

Gel ini berisi 30 gram karbohidrat dari maltodekstrin dan fruktosa, plus 75 mg kafein. Kandungan natriumnya 200 mg, berguna saat cuaca panas, menurut JadwalLari.id. Teksturnya cair, jadi mudah ditelan. Harganya mulai dari sekitar Rp28 ribuan.
Strategi Energi Siap, Jangan Lupa Hidrasinya!
Sekarang kamu punya lima pilihan energy gel untuk lari yang bisa dicoba. Tapi ingat, gel bukan pengganti air. Karena itu, bawa tumbler sendiri biar hidrasi tetap terjaga di sela latihan panjang.
Coba pakai tumbler dengan grafir nama satuan dari Quppa. Keunggulannya:
- Nggak gampang tertukar saat lari bareng teman
- Ukirannya awet dan nggak luntur
- Tampilannya lebih personal
Selain grafir, tersedia custom warna, custom printing, dan custom packaging. Semuanya bisa dipesan dengan minimum order 50 pcs saja.
Untuk tumbler dasarnya, Quppa Livelle 1200ml nyaman menemani long run karena kapasitasnya besar. Produknya juga original dan bergaransi. Cek di website resmi Quppa atau langsung lihat Quppa Livelle 1200ml. Selamat berlari, dan semoga nggak ada lagi bonking!
Sumber: Alodokter dan JadwalLari.id





