Banyak orang merasa sudah makan banyak saat sahur, bahkan sampai kenyang. Namun anehnya, baru beberapa jam puasa berjalan tubuh sudah terasa lemas dan sulit fokus. Kondisi ini cukup sering terjadi, dan biasanya bukan karena kurang makan, tetapi karena cara tubuh mendapatkan energi dan cairan saat sahur.
Pilihan Makanan yang Cepat Menguras Energi
Salah satu penyebab utama tubuh cepat loyo adalah konsumsi makanan yang tinggi gula atau karbohidrat sederhana. Contohnya seperti roti manis, teh manis berlebihan, atau camilan manis. Makanan jenis ini memang memberi energi cepat, tetapi juga membuat gula darah cepat turun. Akibatnya tubuh terasa lelah lebih awal saat puasa.
Kurangnya Asupan Cairan
Selain makanan, cairan juga punya peran penting menjaga stamina. Ketika tubuh kekurangan air, metabolisme tidak bekerja secara optimal. Hal ini bisa menyebabkan sakit kepala ringan, rasa lelah, hingga menurunnya konsentrasi di siang hari.
Minum Terlalu Sedikit Saat Sahur
Banyak orang hanya minum satu gelas air sebelum imsak. Padahal tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk mengganti kehilangan cairan selama aktivitas sehari penuh. Minum secara bertahap sejak setelah bangun sahur bisa membantu tubuh menyimpan cairan lebih baik.
Baca Juga: Ranking 5 Air Mineral di Indonesia dan Perbedaannya, Mana yang Cocok Buat Kamu?
Cara Sederhana Menjaga Energi Saat Puasa
Agar tubuh tetap bertenaga, pilih makanan sahur yang seimbang dan jangan lupa memenuhi kebutuhan air putih. Pola minum yang teratur membantu tubuh tetap segar hingga waktu berbuka.
Supaya kebutuhan cairan lebih terkontrol, kamu bisa menggunakan Tumbler Quppa sebagai pengingat minum air. Desainnya praktis dan mudah dibawa, jadi kamu bisa menjaga hidrasi dari sahur hingga malam hari tanpa ribet.





